

Dunianewsone.com.dn1 8 Oktober 2025
Dalam rangka memperkuat pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat, Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., melakukan kunjungan langsung ke Posyandu yang ada di Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tomohon Selatan pada Rabu pagi. Kunjungan ini dilakukan sebagai wujud komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas pelayanan posyandu, memperhatikan kebutuhan kesehatan warga, serta meninjau kesiapan kader dan fasilitas di lapangan.
Kunjungan dimulai sekitar pukul 09.00 WITA, ketika rombongan tiba di balai lingkungan dimana Posyandu Kampung Jawa rutin diselenggarakan. Turut hadir dalam rombongan antara lain Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon, Camat Tomohon Selatan, Lurah Kampung Jawa, dan tenaga kesehatan Puskesmas setempat.
Beberapa agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah: Melakukan dialog langsung dengan para kader Posyandu tentang tantangan dan kebutuhan mereka sehari-hari. Memantau proses pelayanan posyandu pada hari itu, mulai pendaftaran anak balita, pengukuran berat dan tinggi badan, penimbangan, pemeriksaan imunisasi, serta pemberian makanan tambahan (PMT). Mengecek fasilitas pendukung: meja dan kursi, timbangan bayi dan balita, alat ukur tinggi badan, catatan kesehatan, ruang tunggu, kebersihan, ventilasi, dan penerangan. Mendengarkan aspirasi warga yang hadir untuk mendukung pelayanan yang lebih baik.
Saat berada di lapangan, Wakil Wali Kota dan rombongan mencatat berbagai kondisi positif sekaligus kendala yang perlu ditindaklanjuti. Beberapa temuan tersebut meliputi: Posyandu Kampung Jawa pada hari itu ramai dikunjungi ibu-ibu dengan balita mereka. Banyak keluarga datang tepat waktu untuk memanfaatkan layanan. Beberapa alat ukur bayi (timbangan digital) tampak belum tersedia atau kondisinya kurang optimal. Alat pengukur tinggi badan kadang harus diganti-ganti alat manual. Buku catatan kesehatan balita masih dikerjakan secara manual di beberapa kasus, menyebabkan potensi kesalahan pencatatan.Keterbatasan ruang tunggu dan Ruang tunggu agak sempit dan bersifat terbuka, menimbulkan kurang nyaman saat cuaca panas atau hujan ringan.
Fasilitas cuci tangan dan kebersihan sekitar posyandu memerlukan peningkatan agar higienitas pelayanan tetap terjaga. Para kader posyandu terlihat aktif melayani, namun mereka menyampaikan bahwa penguatan pelatihan, insentif, dan peralatan akan sangat membantu.
Dalam dialog bersama kader Posyandu, Wakil Wali Kota bertanya secara langsung:
“Apa kendala paling mendesak yang saudara alami saat pelayanan posyandu sehari-hari?”
Beberapa kader menjawab bahwa keterbatasan dana operasional, ketersediaan obat-obatan dasar (misalnya vitamin, obat cacing), dan mobilitas ke lingkungan yang jauh menjadi hambatan utama.
Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Sendy Rumajar menyampaikan sambutan dan aspirasi resmi kepada warga, kader, dan petugas kesehatan:
“Pelayanan posyandu adalah ujung tombak kesehatan dasar di masyarakat. Kunjungan kami hari ini bukan sekadar seremoni, tetapi sebagai evaluasi langsung untuk memperbaiki dan meningkatkan layanan agar lebih merata dan berkualitas.”
Ia menambahkan bahwa pemerintah kota akan memperhatikan masukan kader dan masyarakat, serta berupaya mengalokasikan anggaran untuk meningkatkan peralatan, pelatihan, dan dukungan operasional posyandu. Ia juga berjanji akan mempercepat koordinasi dengan Dinas Kesehatan, DPRD, dan stakeholder terkait untuk memperkuat sistem posyandu di seluruh kelurahan.
Beberapa ibu yang hadir melontarkan apresiasi sekaligus harapan: Ibu Lina (Kampung Jawa): “Senang pak Wakil hadir langsung di posyandu kami. Selama ini kadang harus pergi jauh ke posyandu tetangga jika kebutuhan alat ukur tidak tersedia.”
Ibu Yanti: “Semoga alat ukur bayi dan obat vitamin bisa segera lengkap di posyandu ini agar tak perlu beli sendiri atau menunggu Puskesmas.”
Seorang ayah yang ikut hadir menyatakan bahwa peran posyandu sangat penting agar anaknya dapat tumbuh sehat ia berharap agar jadwal posyandu lebih fleksibel agar orang tua yang bekerja bisa hadir.
Tindak Lanjut & Rencana Perbaikan Berdasarkan kunjungan dan aspirasi yang dikumpulkan, langkah-langkah tindak lanjut yang direkomendasikan antara lain:
Kunjungan langsung Wakil Wali Kota ke Posyandu Kampung Jawa menjadi momentum positif dalam upaya memperkuat pelayanan kesehatan paling dasar di masyarakat. Meski terdapat tantangan fasilitas, tenaga dan pengaturan operasional, semangat kader dan partisipasi warga menjadi fondasi penting untuk perbaikan ke depan.
Diharapkan hasil kunjungan ini tidak berhenti sebagai liputan, tetapi menjadi landasan nyata untuk perubahan: alat yang lengkap, pelatihan berkualitas, pencatatan modern, serta dukungan pemerintah yang berkelanjutan.dn1.008
Tinggalkan Balasan