10 Apr 2026 18:44 - 3 menit membaca

Dibawah Kepemimpinan Edy Sijaya, S.IP,.M.Si, Delapan Dosen Universitas Pohuwato Raih Pendanaan Penelitian dan Pengabdian Tahun 2026

Bagikan

dunianewsone.dn1.com. Jumat 10 April 2026.

Di bawah kepemimpinan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pohuwato, Edy Sijaya, S.IP., M.Si., institusi pendidikan tinggi ini kembali menorehkan prestasi membanggakan di tahun 2026. Sebanyak delapan dosen berhasil meraih pendanaan untuk program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (KemenristekDikti).

Adapun Dosen Penerima adalah, Bahrin, Skom.MT, Bulan Suci,R.M.Si, Mohammad Wahyuddin.S.Adam.M.Pd, Muhammad Nasrul. SP.M.Si, Zuprianto Karim, M.Si, Muh. Arsyad, S.TP.M.Si, NurFitriyanti, S.PI,M,Si, Hardiyanto P, Limonu, MH

Capaian ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas akademik serta kapasitas riset dosen di Universitas Pohuwato. Di tengah persaingan ketat antar perguruan tinggi di seluruh Indonesia, keberhasilan ini menunjukkan bahwa para dosen mampu memenuhi standar nasional dalam pengusulan program penelitian dan pengabdian yang inovatif, aplikatif, serta berdampak langsung bagi masyarakat.

Ketua LPPM, Edy Sijaya.S.IP,M.Si, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen kuat lembaga dalam mendorong budaya riset di lingkungan kampus. Berbagai upaya pembinaan, pelatihan penyusunan proposal, hingga pendampingan intensif kepada dosen terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Ini adalah hasil kerja kolektif. Kami terus mendorong dosen untuk aktif melakukan penelitian dan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kepercayaan dari KemenristekDikti menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pendanaan yang diperoleh tidak hanya menjadi pencapaian administratif, tetapi juga harus diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata. Program penelitian diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan secara luas, sementara kegiatan pengabdian diharapkan memberikan solusi konkret terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di Kabupaten Pohuwato.

Keberhasilan delapan dosen ini sekaligus mencerminkan tingginya perhatian dan pengakuan pemerintah pusat terhadap Universitas Pohuwato. Hal ini menjadi indikator bahwa perguruan tinggi di daerah pun mampu bersaing dan memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan pencapaian ini, masyarakat tidak perlu ragu terhadap perkembangan dan kualitas pendidikan tinggi di Kabupaten Pohuwato. Universitas Pohuwato terus menunjukkan komitmennya sebagai institusi yang berkembang, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan daerah.

Ke depan, LPPM menargetkan peningkatan jumlah dosen yang memperoleh pendanaan serupa, sekaligus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun komunitas lokal. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran universitas sebagai pusat inovasi dan pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.

Prestasi ini bukan hanya milik sivitas akademika Universitas Pohuwato, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Pohuwato. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, universitas ini optimis akan terus berkembang dan berkontribusi lebih besar di masa mendatang.dn.1. 001

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *