

Foto: Rektor UNISAN Goronalo. Dr.Dra.Hj.Juriko Abdussamad, M.Si
dunianewsone.com.dn1. Senini 5 Oktober 2026
Rektor Universitas Ichsan (UNISAN) Gorontalo, Dr. Dra. Hj. Juriko Abdussamad, M.Si., melepas sebanyak 90 mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Hukum UNISAN Gorontalo untuk mengikuti kegiatan Praktek Peradilan di sejumlah pengadilan.
Kegiatan Praktek Peradilan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa Fakultas Hukum. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teoritis yang diperoleh di ruang perkuliahan, tetapi juga diberikan kesempatan untuk melihat dan mempelajari secara langsung bagaimana proses peradilan berlangsung di lingkungan pengadilan.

Foto: Mahasiswa Fakultas Hukum
Dalam sambutannya saat melepas para mahasiswa, Rektor UNISAN Gorontalo, Dr. Dra. Hj. Juriko Abdussamad, M.Si., menekankan agar seluruh mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan yang diberikan untuk memperoleh sebanyak mungkin pengalaman serta pengetahuan praktis.
Rektor meminta mahasiswa untuk mempelajari dengan baik seluruh hal yang mereka dapatkan selama berada di tempat praktek. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti Praktek Peradilan akan menjadi bagian penting dalam membentuk pemahaman mereka terhadap dunia hukum secara nyata.
“Pelajari dengan baik seluruh yang didapatkan dalam kegiatan praktek,” pesan Rektor kepada mahasiswa.
Selain aspek pengetahuan dan keterampilan, Rektor juga mengingatkan mahasiswa mengenai pentingnya menjaga integritas selama menjalankan kegiatan Praktek Peradilan. Sebagai mahasiswa Fakultas Hukum yang nantinya akan terjun dalam berbagai profesi di bidang hukum, integritas menjadi salah satu nilai yang harus terus dibangun dan dijaga sejak berada di bangku perkuliahan.
Rektor juga meminta mahasiswa untuk memperhatikan dengan baik mekanisme peradilan yang sebenarnya di masing-masing pengadilan tempat mereka ditempatkan. Mahasiswa diharapkan tidak hanya hadir secara administratif untuk memenuhi kewajiban mata kuliah, tetapi benar-benar mengikuti setiap proses dan aktivitas yang berkaitan dengan pelaksanaan peradilan.
Hal tersebut dinilai penting agar mahasiswa memiliki gambaran yang lebih utuh mengenai bagaimana teori hukum yang selama ini dipelajari di kelas diterapkan dalam praktik.
Rektor berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama melaksanakan Praktek Peradilan dapat dibawa kembali ke lingkungan akademik dan dipraktikkan dalam proses pembelajaran di Fakultas Hukum UNISAN Gorontalo.
Dengan demikian, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan akademik semata, tetapi mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pemahaman dan kompetensi mahasiswa.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNISAN Gorontalo juga memberikan perhatian khusus terhadap sikap dan perilaku mahasiswa selama berada di lingkungan pengadilan.
Ia meminta pihak fakultas, terutama tim yang bertugas mendampingi mahasiswa, untuk benar-benar memperhatikan kehadiran mahasiswa selama mengikuti kegiatan Praktek Peradilan.
Menurut Rektor, kedisiplinan dan kehadiran mahasiswa menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kerja sama antara Fakultas Hukum UNISAN Gorontalo dengan berbagai pengadilan yang telah memberikan ruang kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung.
“Fakultas, terutama tim yang bertugas mendampingi mahasiswa, agar benar-benar memperhatikan kehadiran mahasiswa praktek peradilan,” tegasnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Mata Kuliah Praktek Peradilan yang juga Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Hukum UNISAN Gorontalo, Yudin Yunus, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Praktek Peradilan memiliki arti yang sangat penting bagi mahasiswa.

Foto: Yudin Yunus.SH.MH Wadek Bid.Akademik dan Kemahasiswaan
Menurut Yudin Yunus, kegiatan tersebut tidak hanya dilaksanakan sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban akademik mahasiswa terhadap mata kuliah yang memiliki bobot 2 SKS.
Lebih dari itu, Praktek Peradilan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung mengenai bagaimana proses peradilan berlangsung di pengadilan.
“Praktek Peradilan ini sangat penting bagi mahasiswa, tidak hanya untuk memenuhi 2 SKS mata kuliah, akan tetapi menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa terkait dengan bagaimana proses peradilan di pengadilan, di masing-masing tempat mereka ditempatkan,” jelas Yudin Yunus.
Ia menjelaskan, pembelajaran hukum tidak cukup hanya dilakukan melalui teori dan materi perkuliahan. Mahasiswa perlu mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana proses hukum dan peradilan berjalan dalam praktik.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat menghubungkan pengetahuan yang telah mereka peroleh di ruang kuliah dengan kondisi nyata di lapangan.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus membantu mereka memahami berbagai tahapan, prosedur, serta mekanisme yang berlangsung dalam proses peradilan.
Yudin Yunus juga berharap seluruh mahasiswa yang mengikuti Praktek Peradilan dapat menjalankan kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Ia meminta mahasiswa memperhatikan seluruh arahan yang telah disampaikan oleh Rektor, terutama terkait kedisiplinan, kehadiran, integritas, etika, dan tanggung jawab selama berada di lokasi praktek.
Menurutnya, kesempatan untuk belajar langsung di lingkungan pengadilan merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa Fakultas Hukum.
Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dengan hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban mata kuliah.
Sebaliknya, mahasiswa harus menjadikan kegiatan Praktek Peradilan sebagai momentum untuk memperluas pengetahuan, membangun pengalaman, serta mengenal lebih dekat dunia hukum dan peradilan.
Selain itu, mahasiswa juga diharapkan mampu menjaga nama baik almamater selama melaksanakan kegiatan. Sikap dan perilaku mahasiswa di lokasi praktek akan turut mencerminkan kualitas Fakultas Hukum dan UNISAN Gorontalo.
Pada akhirnya, Praktek Peradilan diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan akademik mahasiswa untuk menyelesaikan mata kuliah, tetapi juga menjadi pengalaman nyata yang mampu membentuk wawasan, karakter, dan kesiapan mahasiswa Fakultas Hukum UNISAN Gorontalo untuk memasuki dunia hukum dan profesionalitas di masa mendatang.dn1.001
Tinggalkan Balasan